Sabtu, 31 Maret 2012

♥♥♥

Assalamualaikum wr.wb....

"Permintaan qyu tidak banyak, cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridho illahi. Qyu akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penggah ataupun sandaran perjuanganmu, bahkan qyu amat bersyukur pada illahi kirannya qyulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu. Mengulurkan tangan qyu untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur dimedan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu, akan qyu keringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri itu impianku...
Qyu pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah engkau mencintai allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali disurga.." 


    Kutipan kalimat diatas aku ambil dari sebuah artikel yang aku baca... kalimat ini ingin aku tujukan kepada seseorang yang akan menjadi calon imamku kelak... Rasanya bahagia banget mendengar kata-kata yang belum pernah diucapkan itu akan diucapkan saat dya halal buat ku dan aku ingin kata-kata itu aku ucapkan setiap hari  untuknya. "Ya allah jika memang dya calon suamiku mudahkanlah buatku dan dya untuk terus bersabar datangnnya hari bahagia itu, satu kan kami berdua dijalan yang telah Engkau tulis dengan aturan-aturan dalam islami, namun jika dya bukan calon suamiku jauhkanlah dya dari pandangan mataku dan berikan yang terbaik untuk kita berdua.... aamiin". Harapan itu yang selalu ada dalam hatiku merasakan cinta tidak mudah buatku mungkin kelak aku bisa merasakannya saat dya sudah halal buatku. . . :)








By Mega Puspitasari

Kamis, 29 Maret 2012

@ Kanker @

Assalamualaikum wr.wb . . .

         kanker adalah penyakit ganas yang mematikan, sudah banyak orang yang meninggal gara-gara penyakit ini... Hampir sebagian besar orang menderita penyakit ini, karena sudah parah atau tidak di ketahui tiba-tiba penyakit ini langsung merenggut nyawa korbannya. Kali ini saya sedang baca artikel tentang kanker, karena penyakit ini menarik buat saya, ada beberapa kasus karena ada tetangga dekat humz keluarganya di vonis dengan penyakit ganas ini . . . Tetangga saya divonis dokter menderita kanker leukimia, dengar-dengar juga penyakit ini adalah penyakit turunan  jadi kalau ada keturunan yang mempunyai penyakit kanker maka harus dibasmi agar virusnya tak menyebar (terkesan sadis dibasmi seperti hama tapi memang kenyataannya seperti itu. . .), karena salah satu keturunan itu mempunyai riwayat itu maka kalau dya mempunyai anak virus itu akan terbawa keanaknya dan terus keketurunan selanjutnya selagi keturunan itu masih hidup virus itu masih bersarang, seperti tetanggaku. Ibunya menderita penyakit ganas itu sampai diturunkan kekedua anaknya, 2 orang anaknya meninggal karena sakit itu, penyakit yang menurut saya kejam. Sampai saat ini tetangga saya bertahan karena selalu chek up ke dokter n di  bantu dengan obat-obatan kalaulah tidak mungkin tidak akan bertahan lama dan sekarang tetangga saya mempunyai 1 orang anak, 2 anaknya meninggal karena penyakit itu dan diapun masih bertahan dengan sakit yang luar biasa kejam... Allah menciptakan virus namun allah juga menciptakan penawarnya manusia saja belum tahu dan menyadari penawar dari penyakit-penyakit yang allah ciptakan,, cinta, semangat dan kebahagiaan itu yang harusnya manusia ketahui dan terapkan saat penyakit yang kejam itu bersandang ketempat kita karena dengan cinta akan timbul semangat dan kebahagian itu adalah satu-satunya impian dan tujuan kita yang tak ingin kita sia-siakan sampai kita mampu untuk bertahan dan mempertahankan kebahagiaan itu dengan orang-orang yang kita sayangi. . . :')
         Dalam keluargaku riwayat penyakit kanker itu ada, bahkan kakek dari papa katanya meninggal karena penyakit ini. Penyakit ini tidak berhenti, penyakit ini sifatnya turun temurun, kemarin budek baru saja menjalani terapi karena kanker di rahimnya dan ternyata mbakku juga kena penyakit ganas ini, kemarin baru menjalankan operasi pada payudaranya, alhamdulillah belum parah dan belum menjalar kemana-mana karena ketahuan dari awal tapi budekku masih menjalani pengobatan yang serius di rumah sakit...
Kenapa penyakit kanker itu ada dalam riwayat keluargaku, apa ini penyakit kutukan. . . saya berusaha berfikir jernih karena ini semua adalah takdir allah, semua datang dari allah dan akan kembali kepada allah juga. Selalu berusaha menghibur diri dari kata-kata ustadzah dan dari ukhti-ukhti saya yang lain, "Sakit  adalah nikmat allah yang paling besar karena disitu kita mempunyai keringanan ampunan dosa dan akan mendapatkan pahala yang besar kalau kita menjalankannya dengan penuh keikhlasan" dan "sakit itu penggugur dosa-dosa kita yang telah lalu, maka bergembiralah walaupun banyak orang yang tak menyadari kenikmatan itu". . . subhanallah, saya merasa mempunyai dorongan untuk tetap kuat menjalani walaupun terasa sakit itu menyedihkan dalam hati terdalam saya... mungkin setiap orang tidak akan dapat merasakannya kalau belum merasakannya namun taukah teman saya menangis selalu menangis menahan rasa yang selalu dibilang ini nikmat yang allah berikan, ini sebagai penggugur dosa-dosa yang telah lalu dan saya pernah berfikir apakah dosa-dosa saya begitu banyak sekali sehingga tak kunjung dimaafkan... ??. Bagaimana dosa orang yang mencuri, berjudi dan pacaran apa kah mereka merasakan rasa sakit juga...?? kenapa harus saya yang merasakannya...?? :"( , apa kesalahan yang pernah saya lakukan begitu banyak...??.. kenapa mereka tidak merasakan sakit juga supaya menggugur dosa-dosa mereka...??
         Ini adalah ujian buat saya, terkadang saya takut terlalu bahagia itu akan menyakitkan terkadang juga tanpa kebahagiaan saya tak mempunyai ketahanan. . . Makanya saya tak ingin terlalu akrab dengan orang kadang saya merasa tak mempunyai hati dan  masa bodo dengan lingkungan sekitar. . . semau saya dan tak ingin ada orang masuk kedalam hidup saya bahkan sahabat saya sekalipun. Saya masih bisa bertahan dengan menjadi orang lain. . .

Senin, 19 Maret 2012

Surat Ar Rahman

Assalamualaikum wr.wb...

    Kali ini saya akan menulis tentang Surat Ar Rahman. Arti Ar Rahman sendiri yaitu Pemurah atau Maha Pengasih. Allah adalah Maha Pengasih dan Penyayang sampai-sampai turunlah surat Ar Rahman, isi dari surat ini yaitu tentang arti bersyukur, allah selalu mengingatkan di dalam surat ini tentang apa saja nikmat yang Allah berikan dan seharusnya kita sebagai hambanya bersyukur untuk merenungi setiap hidup yang kita jalani....
     Oia, saya punya cerita mengenai surat Ar Rahman ini. Saya baru berkenalan dengan surat ini ketika awal semester kuliah, ketika saya baru pertama kali hidup sendiri (ngkos) di kota yang masih asing, saat saya membaca surat ini dan saat itu juga surat ini sebagai sahabat saya karena setelah saya baca, surat itu tidak asing agy ditelinga saya selalu saja dimanapun saya berada surat itu selalu di baca oleh siapapun bahkan saya baru tau mba saya mengidolakan surat itu sampai-sampai mba saat nikahnya ingin dilamar memakai surat Ar Rahman (Subhanaallah). Saat itu selesai shalat saya membuka Qur'an dan pertama membukanya langsung terbuka surat Ar-Rahman, betapa indah arti ayat-ayat yang saya baca sampai akhir dan saat itu saya menangis (saya sedang ujian saat itu jadinya nangis karena takut ntar ujiannya ga bisa tapi karena surat itu akhirnya saya menyerahkan lagi kepada allah. Yang penting saya dah berusaha semalaman belajar .... heheh). Ingin sekali saat tiba waktunya ada seorang Adam yang datang, saya tidak ingin apa-apa tapi hanya satu seorang Adam itu membacakan surat itu di hadapan saya... :) (sepertinya itulah kebahagiaan yang selama ini saya cari)

AR RAHMAAN (YANG MAHA PEMURAH)

SURAT KE 55 : 78 ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

BEBERAPA NIKMAT ALLAH S.W.T.YANG DAPAT DIRASAKAN DI DUNIA
1. (Tuhan) Yang Maha Pemurah,



2. Yang telah mengajarkan al Quran.
3. Dia menciptakan manusia.



4. Mengajarnya pandai berbicara.

5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.



6. Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada Nya.
7. Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
8. Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.


9. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
10. Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya).
11. Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.


12. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya


13. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,


15. dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
16. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.


18. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,


20. antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing


21. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


22. Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.


23. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


24. Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung


25. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa.


27. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.


28. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


29. Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadaNya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan


30. Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?


ANCAMAN ALLAH TERHADAP PERBUATAN-PERBUATAN DURHAKA
31. Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.


32. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

33. Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
34. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
35. Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
36. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
37. Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
38. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
39. Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
40. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
41. Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka
42. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
43. Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
44. Mereka berkeliling di sana dan diantara air yang mendidih.
45. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
46. Dan bagi siapa yang takut akan saat menghadapi Tuhannya ada dua surga.
47. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
48. Kedua surga itu mempunyai aneka pepohonan dan buah-buahan.
49. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
50. Didalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang memancar.
51. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
52. Didalam kedua surga itu terdapat aneka buah-buahan yang berpasang-pasangan.
53. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
54. Mereka bersandar diatas permadani yang bagian dalamnya dari suatu tebal. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat.
55. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
56. Didalam surga itu ada bidadari-bidadari  yang membatasi pandangan, yang tidak pernah disentuh oleh manusia maupun jin sebelumnya.
57. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
58. Seakan-akan mereka itu permata yakut dan marjan.
59. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
60. Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula).
61. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
62. Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi.
63. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
64. Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya
65. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
66. Didalam keduanya (surga itu) ada dua buah mata air yang memancar.
67. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
68. Didalam surga itu ada buah-buahan, kurma dan delima.
69. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
70. Didalam surga-surga  itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan jelita
71. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
72. Bidadari-bidadari yang dipelihara di dalam kemah-kemah.
73. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
74. Mereka sebelumnya tidak pernah disentuh oleh manusia maupun oleh jin
75. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
76. Mereka bersandar pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
77. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?
78. Mahasuci nama Tuhanmu Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

Subhanaallah....














By Mega Puspitasari







Selasa, 06 Maret 2012

Sakit

Assalamualaikum wr.wb...

    apa kabar teman..?, saya ingin menyapa smoga teman sehat dan selalu Allah berikan Rahmat yang indah itu kepada teman... tak lupa juga untuk bersyukur karena kenikmatan itu, jarang orang yang dapat merasakan nikmat-nikmat yang Allah swt berikan secara gratis... ^-^..
    Sebelumnya kalau merasakan sakaratul maut itu sakit ga yach..???,, bagaimana rasanya saat roh ini tercabut dari jasad yang sudah 20 tahun itu kemana-mana selalu bersama, , dan pada satu jam saja roh itu akan berpisah dari jasad itu... saat sore ada kehangatan yang mengalir dari kedua mataku.. yach kali ini aku takut... aku takut mati.. aku takut saat di pembaringan terakhir itu aku sendiri, aku takut sendiri... Kata seorang ustad bagi seorang muslim kematian adalah perjumpaan kita kepada sang maha pencipta, tapi aku sepertinya takut, kalau rohku diambil sekarang aku belum siap, belum siap untuk meninggalkan mama n papa, blum siap meninggalkan adiku n aku belum siap untuk meninggalkan kenangan itu... Saat semua itu aku lupakan namun penyakit itu datang agy, menakutiku agy dengan hal yang belum siap kalau aku harus meninggalkan itu semua...
      Sudah sebulan ini badanku ga enak, setiap hari juga aku selalu merasa ga enak tapi puncaknya seminggu melaksanakan PKL mungkin karena kecapean akhirnya badanku ga kuat agy untuk menahannya... Sempat mimisan setelah wudhu, hidungku mengeluarkan darah agy walaupun tidak terlalu banyak tapi aku merasa khawatir karena agy masa pengobatan... selalu saja berpikir masa itu tak akan lama agy akan datang. Aku hanya bisa menangis karena aku belum siap, belum siap karena masih ada yang aku tunggu sampai sekarang. Kalaulah ini terjadi perjuangan selama aku hidup untuk menunggu itu semua akan sia-sia ingin sekali di akhir hidupku, aku merasakan bahagia sekali saja, selama ini kebahagian itu belum menyapaku.. aku menunggu waktu itu datang tapi kalaulah masa itu datang menghampiriku duluan maka kebahagiaan yang selama ini aku tunggu akan aku kubur bersama jasadku yang dingin ini, dan perjuanganku akankah terbalas....????
















By Mega Puspitasari

Rabu, 22 Februari 2012

@ Teruntuk Calon Suami Qyu @

Assalamualaikum wr.wb


       Apa kabar calon suamiku? Baik-baik saja kan?? Berat rasanya kantung mataku tertutup. Bagaimana dengan kamu? Apa kamu slalu terbangun disepertiga malam terakhir? Dan apakah mulutmu terus menerus berdzikir dimalam itu? Jujur aku rindu kamu .... calon suamiku ...,, Tapi saat ini belum saatnya untuk kita bertemu, bukannya aku tak mau .., atau aku tak rindu. Tapi memang karna perjalanan kita masih panjang. Dan masih banyak kewajiban yg harus kita penuhi sayang ..,, Terkadang aku berpikir ... apa nanti saat subuh tiba kau akan membangunkanku?? Mengajakku bertafakur dan bersujud kepada-Nya?? Berat hati ini menantimu, gelisah pula hati ini memikirkanmu. Apa kau slalu hiasi langkahmu dengan kebaikan-kebaikan? Dan apakah nanti saat Dzuhur tiba .. kau akan meninggalkan kesibukanmu sementara, untuk menghadap-Nya?                 
       Calon Suamiku ... sehatkah kamu? Kalau saja aku berada disampingmu saat ini, mungkin aku akan merawatmu dengan penuh kasih sayang., Calon suamiku sabar dan tenanglah .. . aku disini masih bersabar menantimu, Hatimu tak sedang terluka kan? tersenyumlah ... karna aku yakin kebahagiaan akan slalu menyertai kita, Jikalau detik ini hatimu sedang terluka, ambil air wudlu dan berwudlulah ... dan mendekatlah kepada-Nya., Tapi disini aku berharap kau baik-baik saja ..,Hmm .... waktu ini memang terasa lama buatku., tapi ak yakin takkan lama lagi kau akan hadir menyapaku dan mengajakku untuk melakukan shalat fardhu. Dan sering pula kau akan menanyakan .. "Sudah shalatkah kau sayang?" Calon Suamiku ... aku rindu ..,Kapan kita bertemu? Begitu banyak hal yg ingin ku ceritakan kepadamu. Begitu banyak pula harapanku untuk menantikan nasihat2mu. Hati ini kosong ... dan hati ini tak sabar menanti kehadiranmu yg kan membalut dan menyembuhkan luka dihatiku. 
          Calon suamiku ... apa kau jg rindu padaku? Bagaimana dengan Qur'an mu? Sudahkah kau baca diantara maghrib dan isya '? Apa yg kau pahami dari surat itu? Ceritakanlah kepadaku .... Aku siap mendengarkan., Dan begitu jg dengan keluh kesahmu, aku siap berbagi sayang ... Perubahan apa yg kau lakukan dari hari ke hari sayang? semakin membaikah? Tak kau sentuh kan hal-hal yg dilarang agama? Aku berharap seperti itu ...  
          Calon suamiku .... disetiap langkahku dan seusai shalatku .. ku titipkan AL-Fatihah untukmu, agar kau slalu berada dijalan-Nya .. Sabar ya sayang, waktu-waktu ini bukanlah waktu yg lama .. Jangan sampai kau salah jalan sayang., Salam rindu pula untuk orang tuamu, baik-baikah mereka? Masihkah kau jaga mereka dg kasih sayangmu? Dan sudahkah kau bersyukur?? 
           Calon suamiku ... nantilah aku , dengan berbagai kebaikan yg nantinya akan membawa Rahmat untuk kita, Jagalah dirimu dari hal-hal yang dilarang agama. Karna aku mencintaimu secara tulus ... 
        Calon suamiku ... bersiaplah kau untuk mencintaiku scara tulus dan mau menerima segala kekuranganku ... dan membenarkanku dikala aku salah.Sayang ... berusahalah! Kita pasti akan sukses!Bahagiakan orang tuamu ... dengan menjaga sikapmu dan tuturkatamu .. Aku yakin kau adalah orang yang sabar, orang yang cakap untuk memimpin kelak. Jgn pernah merasa sepi .. karna aku disini masih setia menantimu, dan disini aku masih setia menjaga kehormatanku. Calon suamiku kalau siang sudah berlalu .. pejamkan matamu dengan buaian do'a, begitu juga ucap do'a dariku selalu menyertaimu ... Smoga ALLAH selalu membuat kita dijalan yang benar. AaMiin ... 
         Calon suamiku ... Tak terasa pena ini telah banyak ku goreskan diatas kertas putih ini, yg memang benar ini adalah tanda kerinduanku kepadamu., Ingatlah sayang ... aku slalu ada untukmu ... Untuk itu jgn pernah kau merasa sendiri atau sepi .. Hmm ... semoga kerinduanku ini akan terjawab, seiring berjalannya waktu. Salam hormatku dan sayangku untukmu ......








BY Mega Puspitasari

Jumat, 17 Februari 2012

@ Muhasabah @

Assalamualaikum wr.wb...

             Malam ini, saya ingin bercerita tentang seseorang .. seseorang yang selalu hadir tiap malam. Tak terasa selama 3 tahun ini hari-hari saya begitu bahagia, karena dia yang selalu ada. Dia merubah sedihku menjadi ceria, merubah sepiku menjadi keramaian. Selama ini belum pernah merasakan rasa yang begitu bahagia. Banyak rasa yang ingin saya ungkapkan tapi sejuta rasa itu tak cukup untuk bisa saya ceritakan mungkin saya sedang merasakan rasa yang selalu orang rasakan. Setiap mata ini melihatnya ada sesuatu yang hangat di dalam mataku, setiap saya jauh darinya betapa ingin sekali saya berbicara dengannya namun tak satu patah katapun yang keluar bila saya berada di dekatnya. Mungkin waktu belum dapat mengizinkannya, karena saya dan dia masih terhalang sebuah dinding. Ya Allah, hanya engkau yang maha pencipta dan Engkaulah yang menciptakan rasa yang bernama "CINTA"...











Didalam sepi kusujud menghadap-Mu
Mengharap magfirah dari-Mu
Ya Allah yang Esa.

Kucemari hidup dengan kesesatan membuatkan hati yang sering terleka 
terasa jauh diriku dari-Mu
Dengan godaan syaitan

Kutahu Dialah penerima taubat walaupun kusering tinggalkan suruhan
Berilah kesempatan ini untuk berubah

Cintaku dambakan hanya pada-Mu
Ya allah terimalah permintaan dariku hamba yang hina 
kusering berjanji namun sering kumungkiri
janji yang tak pernah lagi ku tepati

Kupasrahkan segala pada-Mu
Ya allah jangan kau palingkan hati ini dari kebenaran andai esok nafasku terhenti 
disini kumohon jauhkan diriku dari azab-Mu
Aamiin...






By Mega Puspitasari










Sabtu, 11 Februari 2012

@ Pesan untuk Akhwat fillah @


Kriiiing, kriiiiing, kriiiiing, pak pos lewat tepat di depan sekumpulan akhwat yang sedang liqo '(ngaji), tiba-tiba pak pos menghampiri mereka 
"assalamu'alaikum" 
"waa'alikumussalam" jawab akhwat serempak 
"afwan, ukhti ... ini ada surat untuk mujahidah "kata pak pos 
"ooooh ... syukron pak" 
"ya .. afwan "jawab pak pos singkat, sesingkat beliau mampir ke tempat itu 
"assalamu'alaikum" pamit pak pos 
"Wa'alaikum salam" jawab jilbaber serempaktak sabaran merekapun membuka surat yang baru saja di terimanya 
bereweeeek, sebuah amplop berwarna pink di sobek, lalu seorang Murobbiyah pun membacanya, dan mutarobbbiyah khusyu mendengarkannya 
"assalamu'alaikum warahmatullahi wabaraktuh" seuntai kata dari surat itu mulai di baca 
"Wa'alaikum salam warahmatullahi wabaraktuhu" jawab jilbaber lagi-lagi kompak 
"ukhti ... yang di nantikan syurga" satu persatu Murobbiyah mulai mengalirkan kata-kata surat yang di bacanya 
Ukhti ... Besarnya kerudungmu tidak menjamin sama dengan besarnya semangat jihadmu menuju ridho tuhanmu, mungkinkah besarnya kerudungmu hanya di gunakan sebagai fashion atau gaya jaman sekarang, atau mungkin kerudung besarmu hanya di jadikan alat perangkap busuk supaya mendapatkan ikhwan yang di idamkan bahkan bisa jadi kierudung besarmu hanya akan di jadikan sebagai identitasmu saja, supaya bisa mendapat gelar akhwat dan di kagumi oleh banyak ikhwan 
Ukhti ... tertutupnya tubuhmu Tidak) menjamin bisa menutupi aib saudaramu, keluargamu bahkan diri antum sendiri, coba perhatikan sekejap saja, apakah aib saudaramu, teman dekatmu bahkan keluargamu sendiri sudah tertutupi, bukankah kebiasaan buruk seorang perempuan selalu terulang dengan tanpa di sadari melalui ocehan-ocehan kecil sudah membekas semua aib keluargamu, aib sudaramu, bahkan aib teman dekatmu melalui lisan manis mu 
Ukhti ... lembutnya suaramu mungkin selembut sutra bahkan lebih dari pada itu, tapi akankah kelembutan suara antum sama dengan lembutnya ksasihmu pada sauadaramu, pada anak-anak jalanan, pada fakir miskin dan pada semua orang yang menginginkan kelembutan dan kasih sayangmu 
Ukhti ... lembutnya parasmu tak menjamin selembut hatimu, akankah hatimu selembut salju yang mudah meleleh dan mudah terketuk ketika melihat segerombolan anak-anak palestina terlihat gigih berjuang dengan berani menaruhkan jiwa dan raga bahkan nyawa seklaipun dengan tetes darah terakhir, akankah selembut itu hatimu ataukah sebaliknya hatimu sekeras batu yang ogah dan cuek melihat ketertindasan orang lain. 
Ukhti ... rajinnya tilawahmu tak menjamin serajin dengan shalat malammu, mungkinkah malam-malammu di lewati dengan rasa rindu menuju tuahnmu dengan bangun di tengah malam dan di temani dengan butiran-butiran air mata yang jatuh ke tempat sujud mu serta lantunan tilawah yang tak henti-hentinya berucap membuat setan terbirit-birit lari ketakutan, atau sebaliknya, malammu selalu di selimuti dengan tebalnya selimut setan dan di nina bobokan dengan mimpi-mimpi jorokmu bahkan lupa kapan bangun shalat subuh. 
Ukhti ... Cerdasnya dirimu tak menjamin bisa) mencerdaskan sesama saudaramu dan keluargamu, mungkinkah temanmu bisa ikut bergembira menikmati ilmu-ilmunya seperti yang entum dapatkan, ataukah antum tidak peduli sama sekali akan kecerdasan temanmu, saudaramu bahkan keluargamu, sehingga membiarkannya begitu saja sampai mereka jatuh ke dalam lubang yang snagat mengerikan yaitu maksiat 
Ukhti ... cantiknya wajahmumu tidak menjamin kecantikan hatimu terhadap saudaramu, temanmu bahkan diri antum sendiri, pernahkah antum menyadari bahwa kecantikan yang antum punya hanya titpan ketika muda, apakah sudah tujuh puluh tahun kedepan antum masih terlihat cantik, jangan-jangan kecantikanmu hanya di jadikan perangkap jahat supaya bisa menaklukan hati ikhwan dengan senyuman-senyuman busukmu 
Ukhti ... tundukan pandanganmu yang katuh ke bumi tidak menjamin sama dengan tundukan semangatmu untuk beranui menundukan musuh-musuhmu, terlalu banyak musuuh yang akan antum hadapi mulai dari musuh-musuh islam sampai musuh hawa nafsu pribadimu yang selalu haus dan lapar terhadap perbuatan jahatmu, 
Ukhti ... tajamnya tatapanmu yang) menusuk hati, menggoda jiwa tidak menjamin sama dengan tajamnya kepekaan dirimu teerhadapa warga sesamamu mu yang tertindas di palestina, pernahkah antum menangis ketika mujhaid-mujahidah kevil tertembak mati, atau dengan cuek bebk membiarkan begitu saja, pernahkah antum merasakan bagaimana rasanya baerjihad yang di lakukan oleh para mujahidah-mujahidah teladan 
Ukhti ... lirikan mamatamu yang) menggetarkan jiwa tidak menjamin dapat menggetarkan hati saudaramu yang senang bermaksiat, coba antum perhatikan dunia sekelilingmu masih banyak teman, saudara bahkan keluarga antum sendiri belum merasakan manisny islam dan iman mereka belum merasakan apa yang antum rasakan, bisa jadi salah satu dari kleuargamu masih gemar bermaksiat, berpakaian seksi dan berprlikaku binatang yang tak karuan, sanggupkah antum menggetarkan hati-hati mereka supaya mereka bisa merasakan sama apa yang kamu rasakan yaitu betapa lezatnya hidup dalam kemulyaan islam 
Ukhti ... tebalnya kerudungmu tidak menjamin setebal imanmu pada sang khalolikmu, antum adalah salah satu sasaran setan durjana yang selalu mengiontai dari semua penjuru mulai dari depan belakang atas bawah semua setan mengintaimu, imanmu dalam bahaya, hatimu dalam ancaman, tidak akan lama lagi imanmu akan terobrak abrik oleh tipuan setan jika imanmu tidak betul-betul di jaga olehmu, banyak cara yang harus antum lakukan mulai dari diri sendiri, dari yang paling kecil dan seharusnya di lakuakn sejak dari sekarang, kapan lagi coba .... 
Ukhti ... Putihnya kulitmu tidak menjamin seputih hatimu terhadap saudaramu , temanmu bahkan keleuargamu sendiri, masih kah hatimu terpelihara dari berbagai penyakit yang merugikan seperti riya dan sombong, pernahkah antum membanggakan diri ketika kesuksesan dakwah telah di raih dan merasa diri paling wah, merasa diri paling aktif, bahkan merasa diri paling cerdas di tas rata- rasat akhwat yang lain, sesombong itukah haitmu, lallu di manakah beningnya hatimu, dan putihnya cintamu 
Ukhti ... rajinnya ngajimu tidak menjamin serajin) infakmu ke mesjid atau mushola, sadarkah antum kalo kotak-kotak nongkrong di masjid masih terliat kosongdan menghawatirkan, tidakkah antum memikirkan infaq sedikit saja, bahkan kalaupun infaq, kenapa uang yang paling kecil dan paling lusuh yang antum masukan, maukah antum di beri rizki sepelit itu. 
Ukhti ... rutinnya halaqahmu tidak) menjamin serutin puasa sunanah senin kamis yang antum laksanakan, kejujuran hati tidak bisa di bohongi, kadang semangat fisik begitu bergelora untuk di laksankan tapi, semanga tr uhani tanpa di sadari turun drastic, puasa yaumul bith pun terlupakan apalagi puasa senin kamis yang di rasakan terlalu sering dalam seminggu, separah itukah hati antum, makanan fisik yang antum pikirkan dan ternyata ruhiyah pun butuh stok makanan, kita tidak pernah memikirkan bagaimana akibatnya kalau ruhiyah kurang gizi 
Ukhti ... manisnya senyummu tak) menjamin semanis rasa kaishmu terhadap sesamamu, kadang sikap ketusmu terlalu banyak mengecewakan orang sepanjang jalan yang antum lewati, sikap ramahmu pada orang antum temui sangat jarang terlihat, bahkan selalu dan selalu terlihat cuex dan menyebalkan, kalau itu kenyataanya bagaiamana orang lain akan simpati terhadap komunitas dakwah yang memerlukan banyak kader, ingat!!! Dakwah tidak memerlukan antum tapi ... antumlah yang memerlukan dakwah, kita semua memrlukan dakwah 
Ukhti ... rajinnya shalat malammu tidak menjamin) keistiqomahan seperti rosulullah sebagai panutanmu, 
Ukhti ... ramahnya sikapmu tidak menjamin seramah sikapmu terhadap sang kholikmu, masihkah antum senang bermanjaan dengan tuhanmu dengan shalat duhamu , shalat malammu? 
Ukhti ... dirimu bagaikan kuntum bunga) yang mulai merekah dan mewangi, akankah nama harummu di sia-siakan begitu saja dan atau sanggupkah antum ketika sang mujahid akan segara menghampirimu 
Ukhti ... masih ingatkah antum terhadap pepatah yang) masih teringiang sampai saat ini bahwa akhwat yang baik hanya untuk ikhwan yang baik, jadi siap-siaplah sang syuhada akan menjemputmu di pelaminan hijaumu 
Ukhti ... Baik buruk parasmu bukanlah) satu-satunya jaminan akan sukses masuk dalam surga rabbmu.maka, tidak usah berbangga diri dengan parasmu yang molek, tapi berbanggalah ketika iman dan taqwamu sudah betul-betul terasa dan terbukti dalam hidup sehari-harimu 
Ukhti ... muhasabah yang antum lakukan masihkah) terlihat rutin dengan menghitung-hitung kejelekan dan kebusukan kelakuan antum yang di lakukan siang hari, atau bahkan kata muhasabah itu sudah tidak terlintas lagi dalam hatimu, sungguh lupa dan sirna tidak ingat sedikitpun apa yang harus di lakukan sebelum tidur, antum tidur mendengkur begitu saja dan tidak pernah kenal apa itu muhasabah sampai kapan akhalk busuk mu di lupakan, kenapa muhasabah tidak di jadikan sebagai moment untuk perbaikan diri bukankah akhwat yang hanya akan mendapatkan ikhwah yang baik 
Ukhti ... pernahkah antum) bercita-cita ingin mendapatkan suami ikhwan yang ideal, wajah yang manis, badan yang kekar, dengan langkah tegap dan pasti, bukankah apa yang antum pikirkan sama dengan yang ikhwan pikirkan yaitu inging mencari is tri yang solehah dan seorang mujahidah, kenapa tidak dari sekarang antum mempersiapkan diri menjadi seorangan mujahidah yang solehah 
Ukhti ... apakah kebiasaan buruk wanita lain masih ada dan) hinggap dalam diri antum, seperti bersikap pemalas dan tak punya tujuan atau lama-lama nonton tv yang tidak karuan dan hanya kan mengeraskan hati sampai lupa waktu, lupa Bantu o0rang tua, kapan akan menjadi anak yang biruwalidain, kalau memang itu terjadi jadi sampai kapan, mulai kapan antum akan mendapat gelar mujahidah atau akhwat solehah, 
Ukhti ... apakah pandanganmu sudah terpelihara, atau pura-pura nunduk ketika melihat seorang ikhwan dan terlepas dari itu matamu kembali jelalatan layaknya mata harimau mencari mangsa, atau tundukan pandangannmu hanya menjadi alasa n belaka karena merasa berkerudung besar la 
Ukhti ... hatimu di jendela dunia, dirimu menjadi pusat) perhatian semua orang, sanggupkah antum menjaga izzah yang antum punya, atau sebaliknya antum bersikap cuek terhadap penilaian orang lain dan hal itu akan merusak citra akhwat yang laing, kadang orang lain akan memiliki persepsi di sama ratakan antara akhwat yang sautu dengan akhwat yang lain, jadi kalo antum sendiri membuat kebobrokan akhlak maka akan merusak citra akhwat yang lain 
Ukhti ... dirimu) menjadi dambaan semua orang, karena yakinlah preman sekalipun, bahkan brandal sekalipun tidak menginginkan is tri yang akhlaknya bobrok tapi semua orang menginginkan i tri yang solehah, siapkah antum sekarang menjadi is tri solehah yang selalu di damba-dambakan oleh semua orang 
Selesai membaca, tak terasa Murobbiyah dan mutarobbiyah pun mengeluarkan butiran-butiran halus dari matanya, mereka menangis, meratapi dan muhasabah bersama dalam liqo'atnya .... 
Mudah2an bermanfaat ........ _maiyatullah_ ^ ^ 




Sabtu, 04 Februari 2012

@ Ada kah cinta untukku . .? @

assalamualaikum wr.wb..

     Tak terasa air mataku jatuh kembali dalam sajadah panjang..  Sehabis shalat magrib tadi aku tertidur sejenak badanku terasa lelah sekali, tiga hari terposir untuk mengerjakan tugas proposal. Dalam kedamaian itu aku menangis dalam tidurku sendiri, air mata ini jatuh, mengalir dari sudut mataku terasa aliran itu hangat ku rasakan. Tak seperti hatiku yang terasa dingin membeku. Aku menangis dalam kesedihan yang selalu aku tutupi. Banyak hal yang aku fikirkan sampai-sampai aku bingung untuk meluapkannya dalam fikir aku ingin sekali istirahat dalam balutan rasa sakit yang aku rasakan. Ya Allah, apakah cinta begitu kejam seperti ini...? Adakah cinta yang akan menyapaku kelak... ?
        Rasanya kenapa aku selalu mengalah kalaulah aku benar jatuh cinta kepadanya...? Perasaan ini susah tuk ditebak kadang ia memberikan kebahagiaan yang membuatku tak bisa untuk berkata-kata terkadang rasa ini menjatuhkanku kedalam jurang kesedihan yang begitu dalam. Rasa yang kurasakan berbeda dengan yang lain, terkadang kalaulah rasa ini datang aku slalu menghindar tak ingin menyapanya namun kala ia menjauh bagian terdalamku terasa hampa ingin sekali ku berteriak namun tak dapat bisa aku lakukan... 
Sampai kapan aku bisa lari dari kehampa hati ini. Banyak pihak yang tak mendukungku untuk menyambut cinta itu, apakah aku tak pantas untuk mendapatkan cinta yang sempurna...? 
Tak pantaskah aku untuk menyampaikan sesaat agar kerinduan ini hilang..?
atau dia tak pernah tau apa yang aku rasakan sekarang...?


CINTA...
kala rasa itu menghampiri, seluruh jiwaku menyambut gembira.
bagian hati terdalamku menari-nari.
namun jiwa tak dapat melakukannya
hanya seutas senyum dibibir, bermakna indah..
dikala aku merasakannya jiwaku terasa malu untuk mengungkapkannya
berjalan dalam roda kerinduan yang tak tergambar...


Hari ini, Esok dan seterusnya....


Hari ini dadaku bergetar
terguncang melinu dan mengerang
Ku yakin ku tak salah karena hatiku
tak pernah dan tak kan berdusta


cinta.... cinta.... cinta....
aku jatuh cinta...


Esoknya ku fikir rasa itu
akan menghilang dengan seiring waktu
namun ternyata tak berubah
aku makin tergiur pada dirimu


cinta... cinta... cinta...
aku jatuh cinta...


Dan seterusnya rasa ini selalu terjadi
dan tak pernah berkurang
hatiku hanya untuk dirimu
aku bahagia hanya bila kamu bahagia








By Mega Puspitasari



Selasa, 27 Desember 2011

Assalamualaikum wr.wb...

         Puisi ini saya ambil dari sahabat dunia maya saya, saat membaca puisi ini rasanya sama persis dengan suasana yang ada dalam hati saya sekarang... :) :)
Judulnya "Aku ingin Dicintai Karena Allah swt"



Jika kau mencintaiku kerana sifatku yang ceria                                        
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu
Kemudian aku bertanya
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka
Seberapa muram cintamu kan ada?

Jika kau mencintaiku karena kecantikanku
Menyejukkan setiap mata yang memandangnyaKemudian aku bertanya
Saat kecantikan itu memudar ditempuh usia
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
Kemudian aku bertanya
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?


                                                                          Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku
                                                                          Membuatmu yakin pada putusanku
                                                                          Kemudian aku bertanya
                                                                          Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua
                                                                         Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?


                                                                       Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki
                                                                       Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku
                                                                       Kemudian aku bertanya
                                                                       Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak
                                                                       Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?


Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu
Kemudian aku bertanya
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai
Seberapa kuat cintamu bertahan?


Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?


Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku
Kemudian aku bertanya
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?


Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya
Kemudian aku bertanya
Kala iman itu jatuh menurun
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?


Jika kau mencintaiku karena
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat
Kemudian aku bertanya
Pun hati ini tergoncang
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?

Andai sejuta alasan tak cukup
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini….


Aku ingin kau cintai karena Allah..
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
Karena cintaku berpulang pada-Nya...


       Aku ingin seberapa besar ia mencintaiku namun cintanya yang paling besar hanya kepada Allah swt. Aku ingin dicintai karena Allah swt. tidak muluk-muluk keinginanku hanya satu ia dapat memberikan cinta yang suci dan apa arti cinta yang sebenarnya untukku dapat membimbingku ke tujuan semulaku yaitu allah swt. 

By Mega Puspitasari


Kutipan dari Aa Gym : "
Matahari selalu memberi tak harap kembali, bisa menghidupkan bumi, apalagi orang yg ikhlas akan 'menghidupkan' hati ..


Minggu, 18 Desember 2011

♥ Aku ada karena Kamu ada ᴖ͜ ᴖ

Assalamualaikum wr.wb..


“sahabat sejati menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran. Tiada sahabat sejati selain seorang sahabat yang memberikan nyawanya kepada sahabat-sahabatnya”.
“Sahabat bagaikan bulan dan bintang yang slalu bersama, bulan ada bintang pun ada, saat hal yang membuat bulan dan bintang tak ada yaitu jika hujan turun mereka tak tampak”.
“sahabat sejati adalah seseorang yang dapat memberikan sesuatu tanpa mengharapkan suatu balasan apapun." 

Sahabat adalah:
Orang yang dapat memberi rasa aman kepada sahabatnya
Orang  yang mengerti dimana suatu saat dia harus membiarkan sahabatnya untuk menyelesaikan masalahnya sendiri agar dia tumbuh lebih dewasa dan mandiri
Orang yang mengenal lagu-lagu keberanian di hati sahabatnya dan ketika suatu saat sahabat itu berkecil hati dia mampu menyanyikan lagu-lagu keberanian itu dengan penuh kasih.

     Tau kah teman,,? sejak dulu sampai sekarang saya barulah mempunyai sahabat yang benar-benar saat menginjak kuliah. Mencari dan menemukannya begitu sulit bahkan seperti pepatah mengatakn "mencari jarum diatas tumpukan jerami". Ia ada karena aku ada, kita selalu bersama dari mulai semester pertama kuliah hingga sekarang menginjak semester akhir alhamdulillah kita selalu bersama dalam suka maupun duka. Ia selalu mengerti aku namun kadang kala juga menyebalkan namun seberapa menyebalkan ia tetap sahabatku. Entah awal pertemuan kita seperti apa, saya tidak tahu namun saya yakin Allah lah yang mempertemukan saya dengan sahabat saya. Saya ingin berteman dengannya semata-mata bersahabat karena allah swt. karena kebahagian dan kesusahan semua datang dari allah semata. Begitu banyak, hari-hari yang pernah kita lewati selalu ada makna kadang terlalu sulit untuk dilupakan kadang begitu mudah untuk dilupakan. Namun hari-hari yang kita lewat lebih sering kita lewati dengan kebahagiaan dan hobi kita masing-masing. Ia aktivis organisasi yang begitu kritis dan agamis dan saya hanyalah aktivis dakwah yang tak banyak berkritis dengan hal-hal sekitar. banyak kelebihan ia yang dapat menutupi kekurangan saya dan kelebihan saya dapat menenutupi kekurangan ia. Seberapa jauh perbedaan saya dengan ia namun banyak hal yang kita bagi dan kita ceritakan bersama. Terkadang ia berusaha merubah saya dengan sifat saya yang bisa dianggap buruk terkadang ia belajar dari saya merubah sifatnya yang begitu bertolak belakang dengan saya... :)
    Terkadang saya suka bingung kalau ia meminta pendapat tentang cerminan dirinya bagaimana, namun saya selalu berkomentar baik tentang ia, karena ia  sahabat yang begitu sempurna dengan kelebihannya ia dapat menutupi kekurangaku, bagiku setiap manusia pastilah mempunyai kekurang dalam dirinya namun kekurangan itu jangan dijadikan alasan untuk memandangnya sebelah mata. Saya hanya ingin ia tahu sendiri letak kekurangan pada dirinya dimana walaupun tidak dari pendapat diri saya karena setiap manusia pastilah berbeda-beda. Bukan berarti ia melakukan kesalahan saya diam saja, tidak, saya akan berkomentar jika ia melakukan kesalahan. 
      Tau kah teman,,? sebenarnya sahabatku begitu lugu dan lucu dengan hal-hal yang ia lakukan. Ia dewasa namun ia tutupi dengan kelakuannya yang seperti anak kecil, ia mudah sekali mengagumi seseorang karena hatinya lembut, bahkan sangat lembut tapi ia tutupi dengan sikapnya yang tegas. Hal yang saya kagumi darinya ketika orang-orang tak menganggapnya namun ia berusaha ada, dan ketika orang-orang meremehkan ia namun dalamnya ia luar biasa, dengan kerendahan hati ia tutupi kelebihannya karena saya tahu ia tak ingin menyombongkan itu semua. Namun ada juga hal yang tak saya sukai dengan dirinya yaitu keras kepalanya dan sifat egoisnya... :), saya harus banyak bersabar kadang kalau mood saya lagi kurang sabarnya, saya selalu menghindar darinya dan mencari suasana yang buatku nyaman. Tapi ia selalu mengerti ketika saya sedang seperti itu ada sifat mengalah yang ia punya. . . itu lah sahabat saya ^-^
      Tapi teman... akhir-akhir ini saya selalu khawatir dengan sahabatku. Terlihat akhir-akhir ini daya tahan tubuhnya sedang kurang baik, dan kalau ia bercerita ia selalu bercerita mimpi buruknya. Saya tahu ia mempunyai penyakit diparu-parunya (asma) dan penyakitnya itu sudah sejak dulu ia derita. Kalaulah penyakitnya kambuh saya kasihan dan bingung melihatnya, bingung harus bagaimana untuk menolongnya apalagi jika ia tidak membawa alat bantu pernafasannya, ia suka kesulitan untuk benafas. Nafasnya suka tersengal-sengal jika kambuh dan berada di daerah dingin, sahabatku tak bisa kecapean dan di daerah berdebu, dan olahraga yang ia hindari yaitu lari kadang saya suka lupa dan mengajaknya untuk lari padahal saya suka lari tapi ia selalu saja mengingatkan saya kalau ia tak mampu untuk itu, "maafkan mega sahabat" seharusnya saya yang harus mengingatkan tapi saya malah membawa kepada hal yang tak seharusnya. Kemarin sahabatku sangat kecapean sekali, ia bercerita semalaman ia tak bisa tidur karena penyakitnya kambuh, ingin rasanya saya berada di sampingnya, ia tak kuat tuk menahannya malam itu alat bantu pernapasannya sudah  tak mempan saat ia bercerita kepada saya, rasanya ia hanya mampu menangis saat penyakitnya kambuh. Seandainya saya bisa dan ada disitu, saya tak bisa dan tak mampu hanya mendengarkan ceritanya itu yang bisa saya lakukan.. sahabat ada kah yang bisa saya bantu ...? kalaulah saya mampu saya akan membantu... namun ini masalah sakit dan itu datangnya dari Kekasih kita dan hanya kepadanya kita memohon agar dapat sembuh. Saya dapat merasakan apa yang ia rasakan karena dengan keterbatasn saya harus belajar mandiri menghadapi kasih sayang dari kekasih tercinta, ketakutan saya apabila tak ada orang yang mengetahui ... saya takut, sahabat saya sendiri dikosn, kita tak satu kosn dulu saya selalu main namun entah semakin kesini jarang untuk main bahkan bercerita. Kemarin ia bilang saat diperiksa penyakitnya sudah parah, paru-parunya tertutup oleh lendir dan menurutnya kalau ia ingin sembuh ia harus menjalani operasi untuk mengangkat lendir yang berada di paru-parunya, ya allah sebegitu besar cobaan yang Engkau berikan kepada sahabat hamba. Aku hanya bilang "kalaulah dioperasi siap..?", ia bilang "ga siap..?", saya bertanya "kenapa,,?, setelah operasi pasti kan sembuh", ia bilang "saya takut, kecil kemungkinan untuk sembuh karena kalau ga bisa fatal" itulah kata-kata yang ia sampaikan. Saya ingat keinginan-keinginan ia untuk membahagiakan ibu dan adiknya, impian-impian yang ingin ia wujudkan, terasa sesak teman hatiku, sahabatku orang yang baik, ia begitu lugu dan peduli kepadaku, saya begitu dilindungi olehnya, ia selalu menolongku, dan jika ada yang macam-macam kepadaku ia selalu membantuku. Sekarang cobaan ia yaitu dengan penyakit yang ia derita sekarang apa yang bisa saya bantu untukmu sahabat. Kalaulah bisa saya ingin berbagi paru-paru yang saya miliki untuk menolong. Sekarang dalam fikiran saya mencemaskan sahabaku Gabriela Sabatini, pintaku ingin sekali kamu sembuh dan sehat.. kalau lihat ia bahagia saya pasti akan bahagia... :) 
Terasa kenangan bersama tidak bisa saya lupakan apalagi saat di Ancol menaiki wahana yang begitu ektrim namun ada sahabat disampingku, saya merasa mempunyai keberanian dan tak takut untuk menghadapinya ...
"Ya allah, ingin rasanya saya bercerita tentang sahabat saya ini, jika saya boleh meminta berikan kasih sayang kepada sahabatku, bantu mega untuk menjadi tongkat'y agar ia mampu berdiri, mampu melewati ini semua."

Sahabat,,, Aku ada karena Kamu ada

Sebenarnya saya rindu sekali, hari ini terasa rindu dengan sahabatku. ENtah kenapa...? ingin bertemu, ingin melihat senyuman itu, ingin berjalan bersama, ingin melihat gaya bicaranya.. ^-^

kata-kata bijak dari Aa Gym =>
"Bisa jadi engkau tak menyukai sesuatu padahal baik menurut Allah bagimu". (Qs 2:216)

"Bisa jadi engkau menyukai sesuatu padahal buruk menurut Allah bagimu, Allah Maha Tahu dan kamu tak tahu". (QS 2:216)

"Tak ada yg lebih tau apa yg terbaik utk kita selain Allah, jangan ragu kpd takdirNya bila sudah smpurnakan niat & ikhtiar"

"Kita tak bisa sok tau, merasa pilihan kita pasti yg terbaik, pdhl pilihan Allah-lah yg pasti terbaik, maka istikhorohlah"


By Mega Puspitasari